Sekumpulan anak-anak berusia sekitar 10 tahun mengenakan kostum
tanaman atau hewan menari bersama di atas panggung sambil menyanyikan
potongan lagu yang sangat inspiratif,
“Semua orang punya impian.
Dari impian, datang harapan. Semua orang perlu impian. Dengan impian,
ada kekuatan. Impian menyinari hatimu bagai mentari, menerangi seluruh
duniamu. Impian membimbingmu ke jalan yang benar, memberimu keberanian
untuk melangkah maju”Kemudian Jerry, yang menjadi narator dalam pertunjukan tersebut menyampaikan narasinya,
“Sejak aku dilahirkan, aku punya impian. Impianku adalah…”
suara dalam adegan film tersebut berubah menjadi suara orang ketiga,
“Papah
dan mamah akhirnya datang ke pertunjukanku. Aku senang, tapi yang lebih
penting mereka menemukan ‘kunci’ yang dimaksud Pak Hao. Semua orang
punya kunci itu dalam diri mereka. Saat kita masih kecil, ada begitu
banyak dukungan dan pujian untuk membantu kita melewati rintangan. Kita
tidak sadar betapa beruntungnya kita saat itu. Seiring waktu berlalu,
dukungan dan pujian berubah seiring kita beranjak dewasa. Semua jadi
berbeda. Berikanlah lebih banyak pujian. Lihatlah sisi baik seseorang.
Apakah itu sulit? Semua orang butuh pujian. Tapi kenapa kita sering ragu
untuk sekedar memberi pujian? Pada diri setiap anak ada sisi gelap dan
ada sisi terang. Carilah sisi terang, dan semua yang baik akan muncul.
Ada pepatah berbunyi, ‘Barang berguna dipakai dengan salah akan jadi
tidak berguna. Barang berguna dipakai dengan benar akan jadi berguna.’
Kepala sekolah dan Pak Fu mengakui bakat kak Chengcai. Dan terciptalah
keajaiban. Dari sini, kita belajar pengakuan terhadap seseorang adalah
sumber kekuatan. Kak Chengcai tidak lagi tanpa harapan. Keajaiban ini
mungkin berasal dari sepatah kata yang paling sederhana, ekspresi, atau
tindakan yang paling kecil sekalipun. Kita tak pernah tahu apa yang bisa
kita ubah”
Cuplikan di atas merupakan scene penutup
dari film “I not stupid too”, sebuah film bergenre pendidikan dan
komedi dari Singapura tahun 2009 yang sarat akan esensi moral dan
pendidikan. Filmnya ringan, penuh humor, dan dapat memperkaya batin
kita.
Dari film ini, kita belajar akan pentingnya menghargai
kelebihan orang lain serta memuji sisi baik seseorang. Kita pun belajar
bagaimana pola asuh orang tua yang sangat memengaruhi perkembangan
psikis anak. Materi semata,bahkan amarah yang bersifat otoriter adalah nonsense,
bahkan dapat membuat anak memberontak.Yang anak butuhkan adalah
penghargaan dan kasih sayang terutama dari guru dan orang tua. Semoga
kita lebih bijak lagi dalam mendidik generasi penerus dan mengubah mindset kita untuk lebih menghargai kemampuan dan usaha seseorang.
Film ini sangat recomended. Anda dapat menontonnya di youtube dan search dengan kata kunci “Film pendidikan wajib ditonton I’m not stupid”.
Sebenarnya film tersebut adalah sequel dari film “I not stupid” namun saya belum menontonnya. Insyaallah saya akan men-share cuplikan inspiratif setelah saya selesai menontonnya
#ReviewFilm #Pendidikan #KasihSayang #Penghargaan #OrangTua #Anak-anak #PolaAsuh #Sekolah