Menurut hematku, seorang ISIS (Istri Solehah Idaman Suami) harus bisa memikat dan mengikat. Memikat dalam artian saat pertama kali melihatnya, ku langsung merasakan perasaan yang berbeda (yang orang2 bilang 'suka', 'jatuh cinta', dsb) dan bisa meyakinkan diri ini bahwa ia adalah ibu yang baik bagi anak2ku nanti. Lalu mengikat maksudnya ia bisa membuat sang suami terus mencintainya. Suami mencintai sang istri karena ketaatan dia pada Allah. Melihat istri semakin cantik saat menghidupkan 1/3 malam dengan tajahud. Ia nampak indah dan memesona saat melantunkan ayat suci al-qur'an setiap harinya. Ia pun begitu anggun nan lembut saat mendidik anak-anak menjadi generasi pejuang agama Allah.
Ku akui, hatiku telah terpikat oleh seorang gadis. Saat pertama kali melihatnya, ku langsung merasakan ada rasa yang berbeda. Semakin sering ku melihatnya, rasa ini semakin menguat. Ada saja hal-hal darinya yang membuatku jatuh semakin dalam, terpesona oleh keindahan padanya yang tak bisa ku jelaskan. Sebuah karunia Allah menciptakan keindahan pada dirinya. Sungguh Allah lah yang memiliki keindahan sejati, Sang Maha Cinta yang senantiasa membolak-balikkan hati hambaNya. Karenanya, ku tak ingin mencintai dengan nafsu pribadi, melainkan dengan tuntunan wahyu ilahi.
Di tengah virus merah jambu yang terus menyebar ke seluruh tubuh,berkecamuk pertanyaan-pertanyaan "Akankah dia bisa menjadi istri yang baik bagi anak-anakku nanti?" , "Akankah ia selalu taat pada Allah dan pada suami?" , "Akankah ia nurut saat dibimbing oleh suami agar lebih taat pada Allah?". Jujur, ku mulai mempertanyakan itu padanya. Ku tak ingin terus memimpikan membangun keluarga samawa bersamanya namun ku masih ragu akan kecintaan dan ketaatannya pada Allah. Apapun yang Allah gariskan padaku di masa depan, semoga kecintaan padaNya tak membuatku mengkufuri nikmatNya. Guide us to love you even more, Allah..
Minggu, 29 Oktober 2017
Jumat, 13 Oktober 2017
I see God in you
Reposted from butterflyofislam.blogspot.co.id
written on 24 Juli 2017
Terinspirasi oleh Film India favoritku
Dan berlandaskan syariatNya
InsyaAllah seperti itulah diriku hendak mencinta
Cinta yang membahagiakan dan dalam ketaatan padaNya
Ku jatuh cinta pada seorang gadis
Kata orang dia baik, sopan, dan solehah
Katanya juga dia childish dan polos
Tak sedikit pula yang bilang dia cantik dan lucu
Itu kata mereka
Namun bukan itu yang membuatku jatuh cinta
Bukan keindahan luar yang lekang oleh waktu
Ataupun inner beauty yang bisa saja berubah.
Namun sesederhana ku mencintai Tuhan
Ku merasakan kedamaian dan ketentraman hati
Tuhanlah Sang Maha Cinta
Tempat segala keindahan ada padaNya
Ku melihat Tuhan pada dirimu
Itulah perasaanku padamu
Tak mampu ku jelaskan
Yang pasti kau harus menjadi sepertiku dulu tuk rasakannya
Ku ingin bahagiakan engkau
Ku abdikan cintaku padamu
Kan ku halalkanmu
Menjadi imam, menuntunmu ke jannah
Ku ingin cintai engkau
Karena kecintaanku pada Tuhanku
Berikan bahagia yang terus mengalir
Seperti air pemberi sumber kehidupan
written on 24 Juli 2017
Terinspirasi oleh Film India favoritku
Dan berlandaskan syariatNya
InsyaAllah seperti itulah diriku hendak mencinta
Cinta yang membahagiakan dan dalam ketaatan padaNya
Ku jatuh cinta pada seorang gadis
Kata orang dia baik, sopan, dan solehah
Katanya juga dia childish dan polos
Tak sedikit pula yang bilang dia cantik dan lucu
Itu kata mereka
Namun bukan itu yang membuatku jatuh cinta
Bukan keindahan luar yang lekang oleh waktu
Ataupun inner beauty yang bisa saja berubah.
Namun sesederhana ku mencintai Tuhan
Ku merasakan kedamaian dan ketentraman hati
Tuhanlah Sang Maha Cinta
Tempat segala keindahan ada padaNya
Ku melihat Tuhan pada dirimu
Itulah perasaanku padamu
Tak mampu ku jelaskan
Yang pasti kau harus menjadi sepertiku dulu tuk rasakannya
Ku ingin bahagiakan engkau
Ku abdikan cintaku padamu
Kan ku halalkanmu
Menjadi imam, menuntunmu ke jannah
Ku ingin cintai engkau
Karena kecintaanku pada Tuhanku
Berikan bahagia yang terus mengalir
Seperti air pemberi sumber kehidupan
Minggu, 08 Oktober 2017
SOMEBODY TO YOU!
Cos all I wanna be,
All I ever wanna be,
yeah, yeah
is somebody to YOU!!
Yaps maybe lirik lagu di atas udah gak asing lagi didenger anak2 muda jaman now, apalagi pecinta musik Barat. Lagu yg ear-catching dari grup band The Vamps..
Sebenarnya gue udah lama tau lagi itu, sejak gue jadi mahasiswa baru di UPI 2015 lalu.. I just realised it's been 2 years. and the time just passed on somehow.. Sejak pertama denger lagu itu, gue langsung suka sama lagunya. Suka karena beat dan nadanya easy listening dan enjoyable banget, brows. Gue suka simply because the music is good. Now i love it even deeper. Right after I catch the lyrics and find these describe my feeling of her clearly.
Kurang lebih lagu ini menceritakan seorang cowok yang dulunya ia hidup cuma mikirin dirinya sendiri, gak terlalu peduli sama lingkungan sekitar. Kemudian saat virus cinta menjangkitnya, ia berubah 180 derajat. Kini, hidupnya ia dedikasikan untuk menjadi 'somebody' untuk seseorang yang ia cintai. Bisa melihat si doi yang dicintai adalah salah satu alasan ia terbangun pagi hari dan menjadi seseorang yang bisa membahagiakan si doi adalah semua yang ia inginkan. Well, this song is very me!!
Jujur, walaupun gue pernah punya perasaan pada 3 cewek berbeda semenjak gue kuliah, tapi perasaan suka gue gak pernah menggebu2 seperti sekarang. Gue suka, tapi ya biasa aja. Woles. Gak pernah gue ngejer2. Ngedeketin pun enggak. Selain karena aturan Allah yang membatasi interaksi laki2 dan perempuan, tapi emang gue gak terlalu tertarik deketin cewek karena gue ada perasaan 'suka'... Tapi untuk cewek yang satu ini,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, beda.
Pertama kali gue ketemu dia di forum sharing, gue langsung suka sama dia. Entah mengapa, rasa suka ini datang tiba2. Tapi sebagaimana perasaan suka gue sebelum2nya, rasa suka ini biasa aja. Gak menggebu-gebu, gak cukup kuat untuk mendorong gue tuk deketin dia. Tapi emang perasaan suka ini ibarat abis nonton film horor, berusaha utk cuek, berusaha utk lupain, tapi malah terus gentayangan. Oke, you would be my good friend, i would get used to you, 'rasa suka'..
Rasa suka yang kampret bin ngeganggu ini belum reda, tapi virus baru udah nyerang gue lagi... Sialnya, virus yang baru lebih kuat bin bandel. Gak mengherankan kalo virus baru ini lebih resisten, karena medium penularannya lebih kuat. Kalo dulu hanya bertemu gak sengaja di forum diskusi, itu pun hanya ditanyakan namanya saja oleh 'moderator'. Tapi sekarang, gue ketemu langsung sama dia. Pertemuan yang gak disengaja, cuma ngeliat dia lagi jalan sambil ketawa2 sama 2 orang temannya. Gue liat matanya yang sipit makin gak keliatan, pipinya yang cabi makin buleud nan membesar. Gue gak bermaksud gombal, tapi gue katakan gue seperti melihat seorang cewek pertama kali dalam hidup gue.. Gue yang bodo amat-an sama cewek, tiba2 langsung senyum2 sendiri abis ngeliat dia. Ada perasaan yg gak biasa yg gue rasain. Perasaan ini memperkuat rasa suka gue sama cewek itu. Namun seperti biasa, gue mencoba untuk bersikap biasa. Keep woles. Gak ada niatan untuk kenal dia lebih lanjut, apalagi deketin. NO! I'm not that kind of person, my friends!
Tapi ada suatu hari di mana akhirnya virus rasa suka ini beralih ke stadium lanjut. Dari hanya 'sekedar suka' menjadi 'jatuh cinta'.. And it's getting deeper every single time, you know! Now i love her even more. It's such a blessing to feel this feeling. Thanks Allah, may I don't get you angry with this beautiful fitrah..
Saat itu gue sedang duduk bareng temen2 ngerjain tugas di bawah tangga deket kelas gue.. Saat gue mengalihkan pandangan gue dari teman2 ke arah lain, tiba2 gue liat seorang cewek --cewek yang dengan kampretnya menciptakan virus aneh yg makin hari makin merebah di tubuh gue, Hei please rid this sh*tt out of my body!!!. Cewek itu berlari-lari kecil menuju tangga, nampak sedang buru2. Dia baru aja ngelewatin gue yg masih melongo liatin dia. Sesampai dia di pertengahan tangga, entah makhlus halus mana yg ngebisikin ke gue, tiba2 gue memberanikan diri untuk nyapa dia, "HANI". Cewek itu langsung menghentikan langkahnya, berbalik badan, langsung nyapa gue balik. Gak ada kata yg terlontar, tapi senyumnya yang lebar, matanya yang menyipit, dan tangannya yang mendadah utk cukup utk ngebales sapaan gue.
Sejak itulah ku mulai mencintainya. Rasa ini semakin memupuk di hati gue. Karena rasa cinta gue, gue ingin menjadi 'somebody' utk dia. Menjadi 'somebody' tapi tidak dengan cara yang melanggar syariat Allah. Gue sayang sama dia. Demi Allah gue gak rela dia tersentuh api neraka karena bermaksiat pada Allah dalam bingkai pacaran, teman tapi mesra, kakak-adik zone, dsb..
Tujuan gue cuma dua, dan itu sangat jelas. Gue ingin bahagiakan dia dan membimbing dia lebih dekat pada Allah. Bukan mau modusin, gombalin, ataupun bersikap genit ke dia. Melalui hadiah2 yg gue beri lewat agen2 gue, semoga itu bisa menyampaikan rasa cinta gue ke dia. Wish me luck, my friends, someday i will send her father a proposal to marry her. insyaAllah. Semoga gue tetap bisa memantaskan diri jadi imam yang baik baginya, bisa menafkahi lahir-batin dan bisa membimbingnya menuju syurga firdaus, Aamiin yaa robbal 'alamiin.
All I ever wanna be,
yeah, yeah
is somebody to YOU!!
Yaps maybe lirik lagu di atas udah gak asing lagi didenger anak2 muda jaman now, apalagi pecinta musik Barat. Lagu yg ear-catching dari grup band The Vamps..
Sebenarnya gue udah lama tau lagi itu, sejak gue jadi mahasiswa baru di UPI 2015 lalu.. I just realised it's been 2 years. and the time just passed on somehow.. Sejak pertama denger lagu itu, gue langsung suka sama lagunya. Suka karena beat dan nadanya easy listening dan enjoyable banget, brows. Gue suka simply because the music is good. Now i love it even deeper. Right after I catch the lyrics and find these describe my feeling of her clearly.
Kurang lebih lagu ini menceritakan seorang cowok yang dulunya ia hidup cuma mikirin dirinya sendiri, gak terlalu peduli sama lingkungan sekitar. Kemudian saat virus cinta menjangkitnya, ia berubah 180 derajat. Kini, hidupnya ia dedikasikan untuk menjadi 'somebody' untuk seseorang yang ia cintai. Bisa melihat si doi yang dicintai adalah salah satu alasan ia terbangun pagi hari dan menjadi seseorang yang bisa membahagiakan si doi adalah semua yang ia inginkan. Well, this song is very me!!
Jujur, walaupun gue pernah punya perasaan pada 3 cewek berbeda semenjak gue kuliah, tapi perasaan suka gue gak pernah menggebu2 seperti sekarang. Gue suka, tapi ya biasa aja. Woles. Gak pernah gue ngejer2. Ngedeketin pun enggak. Selain karena aturan Allah yang membatasi interaksi laki2 dan perempuan, tapi emang gue gak terlalu tertarik deketin cewek karena gue ada perasaan 'suka'... Tapi untuk cewek yang satu ini,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, beda.
Pertama kali gue ketemu dia di forum sharing, gue langsung suka sama dia. Entah mengapa, rasa suka ini datang tiba2. Tapi sebagaimana perasaan suka gue sebelum2nya, rasa suka ini biasa aja. Gak menggebu-gebu, gak cukup kuat untuk mendorong gue tuk deketin dia. Tapi emang perasaan suka ini ibarat abis nonton film horor, berusaha utk cuek, berusaha utk lupain, tapi malah terus gentayangan. Oke, you would be my good friend, i would get used to you, 'rasa suka'..
Rasa suka yang kampret bin ngeganggu ini belum reda, tapi virus baru udah nyerang gue lagi... Sialnya, virus yang baru lebih kuat bin bandel. Gak mengherankan kalo virus baru ini lebih resisten, karena medium penularannya lebih kuat. Kalo dulu hanya bertemu gak sengaja di forum diskusi, itu pun hanya ditanyakan namanya saja oleh 'moderator'. Tapi sekarang, gue ketemu langsung sama dia. Pertemuan yang gak disengaja, cuma ngeliat dia lagi jalan sambil ketawa2 sama 2 orang temannya. Gue liat matanya yang sipit makin gak keliatan, pipinya yang cabi makin buleud nan membesar. Gue gak bermaksud gombal, tapi gue katakan gue seperti melihat seorang cewek pertama kali dalam hidup gue.. Gue yang bodo amat-an sama cewek, tiba2 langsung senyum2 sendiri abis ngeliat dia. Ada perasaan yg gak biasa yg gue rasain. Perasaan ini memperkuat rasa suka gue sama cewek itu. Namun seperti biasa, gue mencoba untuk bersikap biasa. Keep woles. Gak ada niatan untuk kenal dia lebih lanjut, apalagi deketin. NO! I'm not that kind of person, my friends!
Tapi ada suatu hari di mana akhirnya virus rasa suka ini beralih ke stadium lanjut. Dari hanya 'sekedar suka' menjadi 'jatuh cinta'.. And it's getting deeper every single time, you know! Now i love her even more. It's such a blessing to feel this feeling. Thanks Allah, may I don't get you angry with this beautiful fitrah..
Saat itu gue sedang duduk bareng temen2 ngerjain tugas di bawah tangga deket kelas gue.. Saat gue mengalihkan pandangan gue dari teman2 ke arah lain, tiba2 gue liat seorang cewek --cewek yang dengan kampretnya menciptakan virus aneh yg makin hari makin merebah di tubuh gue, Hei please rid this sh*tt out of my body!!!. Cewek itu berlari-lari kecil menuju tangga, nampak sedang buru2. Dia baru aja ngelewatin gue yg masih melongo liatin dia. Sesampai dia di pertengahan tangga, entah makhlus halus mana yg ngebisikin ke gue, tiba2 gue memberanikan diri untuk nyapa dia, "HANI". Cewek itu langsung menghentikan langkahnya, berbalik badan, langsung nyapa gue balik. Gak ada kata yg terlontar, tapi senyumnya yang lebar, matanya yang menyipit, dan tangannya yang mendadah utk cukup utk ngebales sapaan gue.
Sejak itulah ku mulai mencintainya. Rasa ini semakin memupuk di hati gue. Karena rasa cinta gue, gue ingin menjadi 'somebody' utk dia. Menjadi 'somebody' tapi tidak dengan cara yang melanggar syariat Allah. Gue sayang sama dia. Demi Allah gue gak rela dia tersentuh api neraka karena bermaksiat pada Allah dalam bingkai pacaran, teman tapi mesra, kakak-adik zone, dsb..
Tujuan gue cuma dua, dan itu sangat jelas. Gue ingin bahagiakan dia dan membimbing dia lebih dekat pada Allah. Bukan mau modusin, gombalin, ataupun bersikap genit ke dia. Melalui hadiah2 yg gue beri lewat agen2 gue, semoga itu bisa menyampaikan rasa cinta gue ke dia. Wish me luck, my friends, someday i will send her father a proposal to marry her. insyaAllah. Semoga gue tetap bisa memantaskan diri jadi imam yang baik baginya, bisa menafkahi lahir-batin dan bisa membimbingnya menuju syurga firdaus, Aamiin yaa robbal 'alamiin.
Kamis, 05 Oktober 2017
Mau Sampe Kapan, Brow?
HEI!!
BANGUN LO!!, BANGKIT!!
JANGAN JADI ORANG LEMAH!!
MAU SAMPE KAPAN LU GINI TERUS???
Jangan so2an ngerasa hidup lo yg paling menderita.. Jangan ngebacot lu paling sibuk dan gak punya waktu.. Itu semua belum seberapa, brow..
Gimana mungkin lo bercita-cita jadi imam yg baik baginya, tapi dgn amanah yg lo emban sekarang udah bikin lo ngeluh dan ngedumel?
COME ONE!! Semua orang punya kesibukan. Setiap orang diberi amanah sesuai kapasitasnya. Bukankah kalo lo diberi banyak amanah, berarti Allah tau kualitas diri lo?
So come on, bangkit!!
U don't have to be a superhero in one night.. Just do little improvements step by step, my bro..
One more... everyone loves u, u just don't realise.. Open up ur mind, open up ur heart. n u'll find your happiness and be more lovable person, insyaAllah.
BANGUN LO!!, BANGKIT!!
JANGAN JADI ORANG LEMAH!!
MAU SAMPE KAPAN LU GINI TERUS???
Jangan so2an ngerasa hidup lo yg paling menderita.. Jangan ngebacot lu paling sibuk dan gak punya waktu.. Itu semua belum seberapa, brow..
Gimana mungkin lo bercita-cita jadi imam yg baik baginya, tapi dgn amanah yg lo emban sekarang udah bikin lo ngeluh dan ngedumel?
COME ONE!! Semua orang punya kesibukan. Setiap orang diberi amanah sesuai kapasitasnya. Bukankah kalo lo diberi banyak amanah, berarti Allah tau kualitas diri lo?
So come on, bangkit!!
U don't have to be a superhero in one night.. Just do little improvements step by step, my bro..
One more... everyone loves u, u just don't realise.. Open up ur mind, open up ur heart. n u'll find your happiness and be more lovable person, insyaAllah.
The worst feeling ever
What's the worst feeling u had ever feel? I bet u all have variety answers, and it's ok.. But for me, here's the answer...
Orang bilang menjadi penyendiri itu hal yang bikin bete, boring, ngenest banget, kayak orang kesepian.. But hello!!!
Pernah gak lu nyanyi-nyanyi dan nari-nari dengan bebas, dengan lepas seperti saat lo sendirian? Pernah gak lo merasa bahwa lo aman dari hal2 yg bisa bikin lo pusing saat sendiri dibanding saat dalam keramaian? Yang paling penting pernah gak lo melakukan self-tak dengan diri lo sendiri, mengetahui apa yang hati terdalam lo tau? Dibanding saat lo dalam keramaian, hura-hura ria.. Itu semua bisa lo dapet saat lo sendirian, coys..
Being alone doesn't mean u r a lonely.
Instead...
Pernah gak lo berada di keramaian, tapi lo ngerasa sepi? hati lo kosong.. u just felt u didn't belong to anybody.. People are talking and laughing. But u don't know what to do.. Moreover u felt like u couldn't escape from that situation.. Trapped in that moment.. Can u imagine that, my friends?
Saat lo punya ribuatn kata tuk diutarakan,, saat lo punya cerita yg mau lo ceritain, atau sekedar hal2 di kepala lo yg lo pengen share, but u felt like nobody wanted to hear you.
Sederhananya, LO MERASA LO BUKAN BAGIAN DARI MEREKA. LO MERASA ASING.. Lo di tengah keramaian, tapi hati lo kesepian. Lebih buruk lagi, lo benar2 terjebak, gak bisa ngapa2in. Terperangkap di situasi menyedihkan tsb..
That's the worst feeling ever, my friends.. at least for me..
Jadi kalian paham kan kenapa terkadang gue lebih nyaman sendirian? Karena saat sendirian setidaknya you belong to yourself, you belong to God. And that's all u need to make ur day much more better..
Peace~
Orang bilang menjadi penyendiri itu hal yang bikin bete, boring, ngenest banget, kayak orang kesepian.. But hello!!!
Pernah gak lu nyanyi-nyanyi dan nari-nari dengan bebas, dengan lepas seperti saat lo sendirian? Pernah gak lo merasa bahwa lo aman dari hal2 yg bisa bikin lo pusing saat sendiri dibanding saat dalam keramaian? Yang paling penting pernah gak lo melakukan self-tak dengan diri lo sendiri, mengetahui apa yang hati terdalam lo tau? Dibanding saat lo dalam keramaian, hura-hura ria.. Itu semua bisa lo dapet saat lo sendirian, coys..
Being alone doesn't mean u r a lonely.
Instead...
Pernah gak lo berada di keramaian, tapi lo ngerasa sepi? hati lo kosong.. u just felt u didn't belong to anybody.. People are talking and laughing. But u don't know what to do.. Moreover u felt like u couldn't escape from that situation.. Trapped in that moment.. Can u imagine that, my friends?
Saat lo punya ribuatn kata tuk diutarakan,, saat lo punya cerita yg mau lo ceritain, atau sekedar hal2 di kepala lo yg lo pengen share, but u felt like nobody wanted to hear you.
Sederhananya, LO MERASA LO BUKAN BAGIAN DARI MEREKA. LO MERASA ASING.. Lo di tengah keramaian, tapi hati lo kesepian. Lebih buruk lagi, lo benar2 terjebak, gak bisa ngapa2in. Terperangkap di situasi menyedihkan tsb..
That's the worst feeling ever, my friends.. at least for me..
Jadi kalian paham kan kenapa terkadang gue lebih nyaman sendirian? Karena saat sendirian setidaknya you belong to yourself, you belong to God. And that's all u need to make ur day much more better..
Peace~
HOME
Kita mungkin pernah singgah
di banyak tempat.
Kita pun mungkin pernah
tinggal di beberapa tempat tinggal.
Namun hanya ada satu..
Hanya ada satu rumah tempat
kita pulang
Rumah bukanlah sebuah
bangunan semata
Yang disusun oleh atap dan
tembok-tembok
Bukan hanya tempat
orang-orang beristirahat
Apalagi tempat tuk
disinggahi, lalu kembali pergi
Rumah adalah tempat di mana
kita menemukan kebahagiaan
Tempat yang membuat kita
menjadi seorang yang berarti
Tempat di mana tangan kita
bergandengan, saling menguatkan
Cinta dan kasih melebur,
hancurkan perbedaan.
Simple sentences of 'Bahagia'
Kalo ada yang nanya ke gue, "apa tujuan hidup lo?"
"Tujuan hidup gue untuk bahagia!!!", jawab gue..
Gue mau apa yang gue lakuin di hidup ini selalu membuat gue bahagia. Gue gak mau waktu yang gue habiskan terbuang percuma untuk sesuatu yang gak bikin gue bahagia. Dan syukur alhamdulillah, semua yang gue lakuin membuat gue bahagia.
Gue bahagia, karena gue mencoba untuk taat pada Allah. Gue bahagia, karena ridho Allah selalu jadi tujuan hidup gue, insyaAllah..
Tapi sayangnya kata2 di atas baru sebatas pengharapan, belum jadi kenyataan :')
"Tujuan hidup gue untuk bahagia!!!", jawab gue..
Gue mau apa yang gue lakuin di hidup ini selalu membuat gue bahagia. Gue gak mau waktu yang gue habiskan terbuang percuma untuk sesuatu yang gak bikin gue bahagia. Dan syukur alhamdulillah, semua yang gue lakuin membuat gue bahagia.
Gue bahagia, karena gue mencoba untuk taat pada Allah. Gue bahagia, karena ridho Allah selalu jadi tujuan hidup gue, insyaAllah..
Tapi sayangnya kata2 di atas baru sebatas pengharapan, belum jadi kenyataan :')
Selasa, 09 Mei 2017
Sedikit perasaan tak biasa berkecamuk
Well, ini bukanlah hal yg biasa dirasakan
Memang, mata ini banyak tertarik pada keindahan senyum dan keteduhan wajah di balik hijab yg menutupi rambut sampai dada.
Ku akui, aku adalah lelaki yg selalu haus akan pemuasan keindahan untuk mata ini. Walaupun ku tahu menatap yg bukan haknya adalah hal yg dilarang Allah..
Namun sekarang, aku merasakan hal yg berbeda. Kasusnya hampir sama dengan yg sebelum-sebelumnya. Keindahan senyum dengan mahkota hijab berhasil memalingkan pandanganku untuk menatapnya lekat-lekat..
Yg membedakan adalah keindahan ini terus menghantui di saat hati dan pikiran ini tak terfokuskan pada apapun. Ya, entah mengapa khayalan ini terus bermimpi akan kebersamaan bersamanya, walaupun ku tahu memikirkan yg seharusnya dilupakan adalah pelanggaran syariatNya.
Dia cantik. Nafas islami mengiringi tumbuh dewasanya menjadi calon pendidik generasi mujahidin, insyaaAllah.
Tingkah polos dan senyum manisnya adalah pesona yg tak terelakkan. Duh Gusti, pikiran ini kembali membayangkannya.. just tell me why? someone tell me why it happens to me?
Ia adalah gadis biasa. Aku bahkan belum bisa disebut mengenalnya, sebatas mengetahui namanya dan informasi mengenainyapun masih sangat minim. Apalagi waktu untuk bercengkrama mengenalnya lebih jauh..
Saat menulis ini, aku memutar lagu berjudul A Little Braver dari New Empire. Lagu yg ia masukkan ke dalam playlist youtubenya berjudul "December". Lagu yg indah dan pas sebagai backsound hati yg selalu menginginkan keindahan abadi di dalamnya. Ku ulang dan ku ulang lagi, tak jemu-jemu. Aku yg penikmat lagu beat dan instrumental tiba2 terbawa mellow dengan lagu tersebut..
Lagu yg mungkin alunan nadanya mencerminkan suasa hati dan kepribadiannya. Tapi aku gak mau so ide, seperti peramal yg membaca kepribadian lewat lagu. Mengenal ia pun tidak!
Teringat perkataan teman baikku, Kang Gani "anak seni mah beda euy". Ia mengatakan ini saat membaca pesan dari seorang akhwat bertuliskan "Jangan pernah melupakan kebaikan seseorang"
Aku mungkin merasakan apa yg Kang Gani rasakan saat mengatakan kalimat tersebut dengan cara yg tak biasa, dengan senyum sedikit tertarik dari bibirnya. Aku merasakan anak seni memang berbeda!
Dia ingin kuliah di desain interior. Novel favoritnya adalah Tenggelamnya Kapal Vanderwijk karya Buya HAMKA rahimahullah..
Ia menggambar silhuet dua buah burung hantu yg menempel di atas ranting pohon di bawah rembulan yg syahdu. Mungkin ini juga gambaran perasaan dia saat itu. yah mungkin, gw g mau so ide..
Ku hanya berdoa ia tetap memegang teguh syariat Allah sebagai pegangan hidup. Menebarkan syiar Islam dengan keindahan senyumnya dan ketulusan hati karena Allah, aamiin..
Sungguh, ku hanya lelaki pemimpi yg bermimpi bisa mengimaminya solat tahajud suatu saat nanti dan bersama-sama menyadarkan ummat untuk kembali pada Islam
Ya Allah, ku sepenuhnya serahkan semuanya padamu. Engkaulah yg maha membolak-balikkan hati. Semoga kecintaan hati ini tetap menjadikan Engkau dzat yg paling dicintai melebihi apapun. Menjalani hidup sesuai syariatMu.
Dan seperti prinsipku, saat hatimu merasa tentram pada suatu wanita tanyalah dirimu "Siapkah kau menikah?"
Jika tidak, tundukkanlah pandanganmu, jauhi interaksi dan berpuasalah.
Jika siap menikah, datangi orang tuanya, khitbahlah dan berjanji memimpinnya hidup sesuai syariatNya
Wallahu'alam bishawab
Memang, mata ini banyak tertarik pada keindahan senyum dan keteduhan wajah di balik hijab yg menutupi rambut sampai dada.
Ku akui, aku adalah lelaki yg selalu haus akan pemuasan keindahan untuk mata ini. Walaupun ku tahu menatap yg bukan haknya adalah hal yg dilarang Allah..
Namun sekarang, aku merasakan hal yg berbeda. Kasusnya hampir sama dengan yg sebelum-sebelumnya. Keindahan senyum dengan mahkota hijab berhasil memalingkan pandanganku untuk menatapnya lekat-lekat..
Yg membedakan adalah keindahan ini terus menghantui di saat hati dan pikiran ini tak terfokuskan pada apapun. Ya, entah mengapa khayalan ini terus bermimpi akan kebersamaan bersamanya, walaupun ku tahu memikirkan yg seharusnya dilupakan adalah pelanggaran syariatNya.
Dia cantik. Nafas islami mengiringi tumbuh dewasanya menjadi calon pendidik generasi mujahidin, insyaaAllah.
Tingkah polos dan senyum manisnya adalah pesona yg tak terelakkan. Duh Gusti, pikiran ini kembali membayangkannya.. just tell me why? someone tell me why it happens to me?
Ia adalah gadis biasa. Aku bahkan belum bisa disebut mengenalnya, sebatas mengetahui namanya dan informasi mengenainyapun masih sangat minim. Apalagi waktu untuk bercengkrama mengenalnya lebih jauh..
Saat menulis ini, aku memutar lagu berjudul A Little Braver dari New Empire. Lagu yg ia masukkan ke dalam playlist youtubenya berjudul "December". Lagu yg indah dan pas sebagai backsound hati yg selalu menginginkan keindahan abadi di dalamnya. Ku ulang dan ku ulang lagi, tak jemu-jemu. Aku yg penikmat lagu beat dan instrumental tiba2 terbawa mellow dengan lagu tersebut..
Lagu yg mungkin alunan nadanya mencerminkan suasa hati dan kepribadiannya. Tapi aku gak mau so ide, seperti peramal yg membaca kepribadian lewat lagu. Mengenal ia pun tidak!
Teringat perkataan teman baikku, Kang Gani "anak seni mah beda euy". Ia mengatakan ini saat membaca pesan dari seorang akhwat bertuliskan "Jangan pernah melupakan kebaikan seseorang"
Aku mungkin merasakan apa yg Kang Gani rasakan saat mengatakan kalimat tersebut dengan cara yg tak biasa, dengan senyum sedikit tertarik dari bibirnya. Aku merasakan anak seni memang berbeda!
Dia ingin kuliah di desain interior. Novel favoritnya adalah Tenggelamnya Kapal Vanderwijk karya Buya HAMKA rahimahullah..
Ia menggambar silhuet dua buah burung hantu yg menempel di atas ranting pohon di bawah rembulan yg syahdu. Mungkin ini juga gambaran perasaan dia saat itu. yah mungkin, gw g mau so ide..
Ku hanya berdoa ia tetap memegang teguh syariat Allah sebagai pegangan hidup. Menebarkan syiar Islam dengan keindahan senyumnya dan ketulusan hati karena Allah, aamiin..
Sungguh, ku hanya lelaki pemimpi yg bermimpi bisa mengimaminya solat tahajud suatu saat nanti dan bersama-sama menyadarkan ummat untuk kembali pada Islam
Ya Allah, ku sepenuhnya serahkan semuanya padamu. Engkaulah yg maha membolak-balikkan hati. Semoga kecintaan hati ini tetap menjadikan Engkau dzat yg paling dicintai melebihi apapun. Menjalani hidup sesuai syariatMu.
Dan seperti prinsipku, saat hatimu merasa tentram pada suatu wanita tanyalah dirimu "Siapkah kau menikah?"
Jika tidak, tundukkanlah pandanganmu, jauhi interaksi dan berpuasalah.
Jika siap menikah, datangi orang tuanya, khitbahlah dan berjanji memimpinnya hidup sesuai syariatNya
Wallahu'alam bishawab
Langganan:
Postingan (Atom)